Munculnya kondisi diabetes pada usia muda sering kali merupakan kombinasi kompleks antara faktor genetik dan pengaruh lingkungan sekitar. Dalam perspektif biokimia, konsumsi karbohidrat olahan yang berlebihan secara terus-menerus dapat menyebabkan sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap hormon pengatur glukosa. Inilah yang menjadi awal mula perkembangan resistensi dalam sistem metabolisme.
Penting untuk dipahami bahwa faktor stres dan kurangnya waktu tidur juga memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko diabetes di kalangan pelajar dan pekerja muda. Stres kronis memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat mengganggu keseimbangan kadar gula dalam darah. Artikel edukasi ini disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh bahwa diabetes pada usia muda bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan, melainkan hasil dari akumulasi kebiasaan buruk yang terjadi selama bertahun-tahun. Dengan literasi kesehatan yang baik, generasi muda diharapkan dapat melakukan penyesuaian gaya hidup secara sadar.
